Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Agustus 28th, 2013

Pilihan

Duduk diam di emperan mall,

berderet mobil mengantar-jemput pengunjungnya,

warna-warni, juga bermacam model pakaiannya

Tentu saja mahal semua yang dikenakannya

Paling tidak, .. terlihat mahal…

Indah dan wangi semuanya..

Sekat-sekat budaya banyak menghadang di ruang pikir

Lelah rasanya, terus berjalan menembus labirin sempit

Pemahaman etika dan kebenaran sosial seringkali menjadi masalah,

apalagi kultur lingkungan asal masih terlalu dominan

Berpikir kritis bukan landasan, kepalsuan menjadi idaman

Tercenung melintas polah tingkahnya,

sibuk bersolek mematut diri, mencoba keras membangun persepsi

Seolah nilai-diri linier dengan harga materi

Genit menyapa setiap mata

Jalan pelan berteman keangkuhan,

dagu diangkat tanpa menoleh .. ‘cool’ pikirnya…

‘tak peduli liyan’ adalah simbol kemapanan menurutnya.

Menafikan kawan apalagi lawan,

sikut kiri-kanan, intrik, fitnah adalah menang baginya,

dan ketulusan tampak naif untuknya

Inilah ‘power’ tepuk di dada,

macam politikus dadakan saja layaknya..

bangga tanpa setia, lupa diri aku siapa

Uang adalah tujuannya.

Betulkah tanpa pilihan untuknya?

Read Full Post »